Wednesday, August 19, 2020

Tips Agar Mahir Menulis

 

Tips Agar Mahir Menulis – Semua orang bisa menulis, karena menulis adalah skill yang dapat dipelajari secara otodidak maupun dengan mengikuti program menulis. Orang-orang yang sudah sangat mahir dan terbiasa menulis adalah mereka yang mau memulai dan bersungguh-sungguh mewujudkan keinginan mereka agar terealisasi dan menjadi kenyataan, bukan hanya angan belaka. Lalu, apa yang membuat mereka konsisten sehingga bisa mahir menulis?

Berikut ini Tips Agar Mahir Menulis yang sesungguhnya berawal dari kehidupan yang kita jalani, tetapi sering terabaikan.

1. Menulis Aktivitas Harian

Seperti halnya dengan menulis diary, itulah langkah awal kita memulai merangkai kalimat demi kalimat. Menuliskan segenap kejadian yang bersumber dari kisah pribadi. Hal yang sangat dekat dengan diri sendiri. Biasanya, menuliskan buku catatan harian tak perlu sampai uring-uringan memikirkan gaya bahasa, kaidahnya, atau bahkan hal lain seputar peraturan menulis. Mengalir begitu saja dengan apa adanya. Tetap pertahankan hal ini, jika sudah memiliki kebiasaan menuliskannya. Ala bisa karena biasa, maka, jangan hentikan hal biasa yang akan bertransformasi menjadi luar biasa.

2. Disiplin Menulis Setiap Hari


Hal sederhana, tetapi dapat memberikan hasil yang cukup ‘wah’ jika dilakukan setiap hari. Percaya atau tidak, kegiatan ini akan memberi sugesti pada alam bawah sadar kita agar terus menggerakkan tangan untuk sekedar mencoret, walau tak begitu berarti. Kegiatan yang terus diulang setiap hari dan setiap saat akan memancarkan energi positif dan akan menjadi kebiasaan kita sehari-hari. Bahkan, jika sudah terbiasa menulis setiap hari dalam sebulan penuh, tangan akan tergerak mencari pena atau keyboard untuk mengetikkan sesuatu. Hal yang paling umum, ketika membalas chat, atau menulis caption di sosial media, sadarilah bahwa hal tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin menulis anda. 

3. Tulis Kata yang Sederhana


Menulis tak selalu harus dengan kata-kata yang asing agar terlihat prfesional. Bahkan, novelis Asma Nadia yang begitu populer saat ini pun, menggunakan kalimat sederhana. Yang membuatnya berbeda adalah gaya penulisannya yang disajikan dengan sangat rapi dan tak sedikit pun membuat orang kebingungand saat membacanya. Jadi, kembalikan pada pribadi anda, mau menuliskan apa, dan bagaimana cara penyajiannya. Kalimat yang sederhana akan membuat tulisan kita semakin mudah dicerna dan dipahami, dengan begitu, pembaca akan betah berlama-lama dengan bacaannya. Sebaliknya, jika penulisan kalimat yang kita susun terlihat rumit, pembaca akan enggan melanjutkannya. Mereka tidak akan tertarik. Lain halnya jika pembaca kita merupakan anak sastra yang ingin belajar, mungkin, ia malah akan berpikir bahwa karya tersebut adalah sebuah tantangan yang harus ia pecahkan. Masalahnya, manusia seperti itu hanya ada seribu banding satu. Silakan lakukan riset, jika tak percaya. 

4. Siap Menerima Kritik dan Saran


Ini sangat lumrah terjadi di sekeliling dunia penulis. Jika tak terima dikritik teman sekitar, maka bersiaplah naskahmu dibaku hantam oleh editor. Ubah mindset-mu agar bisa menerima kritik dan saran sebagai makanan yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup. Karena, dari kritikan itulah kita dapat menemukan suatu hal yang harus dibenahi dari tulisan kita, dan saran adalah hal yang membangun agar rangkaian kata-katanya semakin berwarna. Jadi, apa susahnya untuk menerima asupan gizi tersebut untuk karya kita, bukan?

5. Jangan Menunda, Bersungguh-sungguhlah


Bayangkan ketika anda menunda sesuatu, anda akan kehilangan kesempatan untuk meraih bongkahan emas di depan pintu rumah. Namun, anda enggan untuk sekedar membuka pintu dan melihatnya. Seperti itulah ilustrasi jika anda menunda untuk menuliskan sesuatu. Waktu tak akan pernah memberi kita ampun barang sebentar saja, ia akan terus berputar sesuai ritmenya. Maka, jangan pernah disia-siakan! Ingat, time is money, ia hanya datang sekali dan tak akan pernah berniat kembali. Kehadirannya jangan pernah diabaikan walau sedetik saja. Luangkan waktu di malam hari untuk menulis jadwal yang akan anda lakukan. Beri perhatian khusus pada waktu menulis. Karena menulis tak bisa dilakukan sesekali dalam seminggu, ia butuh latihan yang serius selama beberapa kali sampai menghasilkan gabungan kalimat yang menyejukkan mata untuk dibaca.

6. Lakukan Riset


Membuat penelitian di sini jangan diartikan sebagai kegiatan yang amat rumit dan njelimet. Gak usah ribet-ribet memikirkan hal ini itu sebagai data anda saat akan menulis. Cukup amati dan cermati polanya. Bingung, maksudnya apa? Nah, riset atau bahasa pasarannya penelitian adalah hal yang tidak kalah penting dalam serangkaian program menulis. Contohnya, ketika anda hendak menuliskan perihal kedua orang tua yang sedang menasihati anaknya. Sedangkan, anda sendiri masih menduduki usia 20 tahun. Lalu, bagaimana menempatkan diri menjadi orang tua? Inilah yang dinamakan riset kecil-kecilan dalam dunia menulis. Memosisikan diri sebagai tokoh A, sejurus kemudian menjadi tokoh B yang berjenis kelamin lelaki, padahal anda seorang perempuan. Itulah observasi yang mau tidak mau harus anda lakukan, demi mendapat feel dan nyawa dari cerita yang anda goreskan.

7. Jangan Memaksakan Diksi


Menulis cerita dengan menjejelkan diksi agar terlihat menarik adalah suatu kesalahan fatal yang sering berseliweran. Jangan mengira jika tulisan anda diperkaya dengan diksi dapat menyihir pembaca untuk setia menggenggam karyamu. Stay lurus-lurus saja! Jangan sok jadi penulis legend yang mampu mengolah diksi dengan indah. Jatuhnya tulisanmu malah akan memuakkan. Do you get the point?

8. Tanamkan Pikiran Bahwa Anda BISA Menulis


Terakhir adalah YAKIN dengan usaha yang dengan sedemikian rupa telah anda lalui. Hasil tidak akan pernah menghianati prosesnya. Cukupkan diri dengan terus berikhtiar dan tetap berusaha untuk mencapai target. Jangan lupa diselingi dengan doa-doa menurut keyakinan masing-masing. Buang jauh-jauh aura dan pikiran negatif yang menerjang, karena kemenangan telah berada di ufuk mata, dan sebentar lagi akan terbit dengan segala keindahannya. (Jangan bilang alay!) Memang hasil layaknya matahari terbit yang memancarkan sinarnya sebagai penerang, kan, yang diharapkan?


Tips apa lagi yang anda inginkan untuk berada di blog ini? Sampaikan di kolom komentar ya! Jangan sungkan untuk sekedar menyapa saya mealui email atau kontak saya di halaman contact. See you


Previous Post
Next Post

post written by:

Holaa!!! Let me introduce myself Selamat datang di mini blogku, catatan kecil kehidupanku. Apapun yang kalian rasakan, share ke aku ya, siapa tau bisa jadi inspirasišŸ˜‰

1 comment:

  1. Wow dapat wawasan baru lagi seputar dunia tulis menulis. Saya pun masih banyak berlatih, biar makin mahir lagi. Terutama menjaga konsistensi dalam menulis itu yang paling sulit...

    Thank you for sharing. Salam kenal dari Blogmashendra

    ReplyDelete