Thursday, July 16, 2020

Ragam Tanda Baca dan Kegunaannya



            Macam-Macam Tanda Baca dan Kengunaannya  - Tanda baca memiliki peran penting dalam sebuah tulisan dan terdapat beberapa jenis. Fungsinya pun sangat beragam. Tanda baca memberikan sentuhan pada kalimat agar lebih bermakna dan mudah dipahami. Namun, masih banyak yang keliru perihal penggunaan tanda baca yang sesuai dengan fungsinya. Berikut ini akan dibahas beberapa tanda baca dan kegunaannya.



1. Tanda Titik (.)

Tanda baca dengan simbol (.) ini adalah tanda yang sering dijumpai dalam sebuah kalimat. Tanda titik memiliki kegunaan sebagai penutup atau petunjuk akhir dari sebuah kalimat. Adapun fungsi lain tanda titik adalah sebagai berikut:

·         Menyingkat gelar akademik

Sarjana Pendidikan (S. Pd.), Sarjana Kedokteran (S. Ked.)

·         Sebagai pemisah antara petunjuk jam, menit, dan detik

12.30.50, 14.15.00

·         Sebagai penanda suatu daftar, list, urutan atau bagan :

A. Melati : 1. Andri, 2. Ani. 3. Sena.

B. Mawar : 1. Dina, 2. Sekar, 3. Arif.

·         Digunakan dalam daftar pustaka

Kusnanto, Agung. 2017. Bahasa Sansekerta. Jakarta: Gramedia.

·         Pemisah bilangan ribuan: 20.000 orang, Rp250.000,00

 

2.   Tanda Koma (,)

Tanda baca dengan simbol (,) ini memiliki fungsi sebagai pemisah beberapa bagian dari suatu kalimat. Tujuannya ialah agar pembaca memiliki ritme baca yang sama seperti si penulis. Agar lebih mudah memahaminya, perhatikan contoh berikut ini:

·         Sebagai unsur perincian atau penyebutan

Ibu membeli susu, keju, roti, dan coklat.

·         Untuk memisahkan induk kalimat dan anak kalimat

Dunia ini seakan mendung, sama halnya dengan suasana hatiku.

·         Digunakan sebelum kata penghubung, seperti:

Ibu pergi ke pasar, sedangkan Ayah pergi ke kantor.

Aku ingin menjenguknya, tetapi keadaaan sangat tidak memungkinkan.

·         Sebagai pemisah petikan langsung bagian lain kalimat

Ibu berkata, “Kita harus menjaga kesehatan agar terhindar dari ancaman penyakit.”

·         Untuk menjadi pemisah antara nama dan gelar akademik

Budiono, S.Ag.

·         Digunakan sebelum angka desimal

23,4 cm

 

3. Tanda Tanya (?)

Tanda baca dengan simbol (?) ini digunakan untuk menunjukkan kalimat tanya yang peletakannya tepat di akhir kalimat. Tanda tanya sangat diperlukan untuk mengekspresikan ungkapan pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Agar pembaca dapat mengkuti suasana yang diciptakan penulis. Tanda tanya biasanya diikuti dengan kata tanay, seperti: di mana, apa, bagaimana, kapan, mengapa, siapa, berapa, kenapa, dan sebagainya. Berikut contoh penggunaaanya dalam kalimat:

·         Diawali dengan kalimat tanya

Kapan kita akan menikah?

·         Sebagai penunjuk pertanyaan yang digunakan dalam tanda kurung pada kalimat pernyataan

Indonesia merdeka pada tahun 1945 (?)

 

4.

      4. Tanda Seru (!)

Tanda baca dengan simbol (!) ini memiliki fungsi sebagai penunjuk kalimat seru, perintah, dan penegasan. Tanda seru berperan penting untuk menggambarkan perasaan emosi. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

·         Sebagai kalimat perintah

Tolong ambilkan bajuku di dalam lemari!

·         Sebagai kalimat penegasan

Jangan pergi!



1.     

5. Tanda Titik Dua (:)

Tanda baca dengan simbol (:) ini berfungsi sebagai penutup suatu kalimat, yang dilanjutkan dengan perincian. Berikut contoh penggunaanya dalam kalimat:

·         Mengikuti kalimat rincian

Jenis penerbit ada dua: penerbit mayor dan penerbit indie.

·         Digunakan setelah nama pelakon naskah drama yang sedang melakukan percakapan

Santi : “Bagaimana kabarmu hari ini, Dev?”

Zidan : “Alhamdulillah, baik. Bagaimana denganmu?”

 

2.     

6. Tanda Titik Koma (;)

Tanda baca dengan simbol (;) ini berguna sebagai pemisah dari dua perincian yang terjadi dalam satu kalimat. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

·         Sebagai pemisah bagian rincian dalam kalimat

Ayah pergi ke pasar untuk membeli buku, pensil, dan penghapus; sayur bayam, kacang-kacangan, dan kangkung; gula, garam, dan penyedap makanan.

·         Untuk menggantikan kata penghubung sebagai pemisah kalimat setara satu dengan yang lainnya

Kakak menonton televisi; Adik membaca buku; Tukang Bakso melintas di depan rumah.

 

3.     

7. Tanda Miring (/)

Tanda baca dengan simbol ini (/) ini bermakna atau, bisa juga dipakai dalam penulisan nomor surat. Berikut contoh penggunaannya:

·         Digunakan dalam penulisan nomor surat

Nomor: 15/SK/I/2020

·         Digunakan sebagai pengganti kata atau

Saudara/saudari, siswa/siswi, darat/udara

4.     

8. Tanda Hubung (-)

Tanda baca dengan simbol (-) ini berguna sebagai penghubung beberapa unsur tertentu, juga untuk menghubungkan kata ulang.

·         Sebagai penghubung kata yang terpotong oleh pergantian baris

Hidup adalah sebuah per-

juangan yang harus …

·         Sebagai penyambung kata ulang

Mondar-mandir, berbondong-bondong, bahan-bahan

·         Sebagai penyambung huruf yang dieja

k-e-s-e-m-p-u-r-n-a-a-n

·         Sebagai penyambung angka, seperti tanggal, bulan, dan tahun

21-05-2021

·         Digunakan sebagai perangkai kata

Se-Indonesia, anak ke-3, tahun 1980-an, hari-H, ciptaan-Nya, kepada-Mu, S-1, KTM-mu, SPKB-ku.

·         Sebagai penghubung antara bahasa Indonesia dan bahasa asing/daerah

Di-chat, nge-game, nge-down, meng-upload



1.     

9. Tanda Petik Tunggal ()

Tanda baca dengan simbol (‘’) ini memiliki fungsi sebagai penanda istilah tertentu. Berikut contoh penggunaanya:

·         Untuk mengapit petikan lain dalam sebuah petikan

“Lagi-lagi Bu Siti teringat sosok suaminya. Tadi malam ia berbicara sendiri, Mas, aku buatkan teh, ya., keadaannya sungguh memprihatinkan.”

·         Untuk mengapit makna lain dari sebuah kata

Terdakwa yang didakwa

 

2.     

10. Tanda Kutip ()

Tanda baca dengan simbol (“”) ini berguna sebagai penanda kalimat yang diucapkan oleh si tokoh. Berikut contoh penggunaanya dalam kalimat:

·         Untuk mengapit petikan langsung dari suatu pembicara

Aku ingin sendiri! seru Rena sambil terisak.

·         Untuk mengapit sebuah judul

Film Mariposa sudah menggait jutaan penontot di pelosok negeri.

·         Untuk mengapit istilah ilmiah atau kata yang memiliki arti khusus

Pesinetron Ruben Onsu memberikan angpao kepada asisten rumahnya.

 

3.     

11. Tanda Pisah ()

Tanda baca dengan simbol () ini berfungsi sebagai pertanda adanya sisipan kata atau kalimat. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat:

·         Sebagai pemisah antara dua bilangan

Tanggal 10–20 Juli 2020, tahun 20002020

·         Sebagai penegasan adanya keterangan aposisi atau lainnya

JokowiPresiden Republik Indonesiamenghimbau agar masyarakat tetap di rumah saja.

·         Sebagai pemisah untuk batas penyisipan kata atau kalimat penjelasan

Kesuksesan setiap orang berawal dari diri sendiri.

 

4.     

12. Tanda Elipsis ()

Tanda baca dengan simbol () ini pertanda bahwa terdapat bagian yang dihilangkan dari suatu kalimat. Berikut contoh penggunaanya dalam kalimat:

·         Sebagai penunjuk kalimat yang hilang

1.      Berbagai upaya tak menghasilkan apa pun.

2.      Hidup ini sudah tertulis di .

3.      Jangan mengharap pertolongan , belum tentu mereka mampu.

·         Sebagai penanda kalimat ucapan atau ujaran yang  belum selesai di dalam sebuah dialog.

“Kamu seperti seperti matahari dalam . Ah, aku harus pergi.”

Note:

1. Tanda elipsis selalu didahului dan diakhiri dengan spasi.

2. Tanda elipsis yang diikuti dengan tanda koma, tidak ditambah spasi setelahnya. (contoh poin 3)

3. Tanda elipsis di akhir kalimat, diikuti oleh tanda titik. (jumlah titik menjadi empat. Contoh poin 2)


1.     


13. Tanda Baca Interrobang (?!) (!?)

Tanda baca dengan simbol yang terdiri dari gabungan tanda seru dan tanda tanya ini memiliki kegunaan sebagai penjabar sebuah ekspresi antara terkejut, heran, bertanya-tanya, beradu dengan rasa penasaran. Pemakaian tanda baca ini sangat tidak dianjurkan dalam penulisan akademisi atau penulisan formal. Tanda baca ini sering dijumpai di cerita fiksi atau hal non-formal. Berikut contoh aplikasi penulisannya dalam kalimat:

·         “Bagaimana bisa?!

·         “Apa!?” Zaki menghempaskan tangannya ke udara.

 

2.     

14. Tanda Kurung ((..))

Tanda baca dengan simbol (( )) ini

·         Untuk mengapit penjelasan atau keterangan

Gambar di atas (a.1) menunjukkan lalu lintas yang sangat padat di Jakarta.

·         Untuk mengapit kata yang dapat dihilangkan atau dimunculkan dalam sebuah kalimat.

Mahasiswa yang melakukan kunjungan berasal dari (Negara) Malaysia.

 

3.     

15. Tanda Kurung Siku ([..])

Tanda baca denga simbol ([ ]) ini memiliki fungsi sebagai penanda adanya bagian yang dikoreksi dari suatu kalimat. Berikut cara penggunaanya:

·         Untuk menambahkan keterangan dalam suatu kalimat.

Menulis karya sastra harus sesuai [dengan] PUEBI.

Proyek kerja wirausaha pada Bab III [halaman 10] harus terlaksana dengan baik.


Previous Post
Next Post

post written by:

Holaa!!! Let me introduce myself Selamat datang di mini blogku, catatan kecil kehidupanku. Apapun yang kalian rasakan, share ke aku ya, siapa tau bisa jadi inspirasišŸ˜‰

0 comments: