Saturday, July 18, 2020

Partikel Pun Dipisah atau Digabung



            Partikel Pun, Dipisah atau Digabung? – Menulis tanpa mengikuti kaidah yang benar akan membuat gerah pembacanya. Berikut bentuk kesalahan penulisan partikel “pun” yang sering diabaikan dalam menulis, yakni perihal “pun” yang ditulis secara terpisah dengan kata yang mendahuluinya dan “pun” yang digabung dengan kata yang mengikutinya.


Partikel “pun” yang ditulis terpisah

Partikel “pun” ditulis terpisah dengan kata yang mendahuluinya, jika:

a.       Memiliki makna ‘juga’

·         Jika mereka bisa menulis, aku pun pasti bisa seperti mereka.

·         Jangan hanya menuntut anak untuk melakukan ini itu, orang tua pun harus mengerti keinginan mereka.

b.      Memiliki makna ‘penegasan’

·         Pergi! Jangan pernah sekali pun menginjakkan kaki di rumah ini.

·         Mengemis pun kau di hadapanku, tak akan luluh hati ini untukmu.



Partikel “pun” yang digabung


Partikel “pun” yang digabung dengan kata yang mengikutinya memiliki kata yang sudah dianggap manyatu/serangkai. Kata-kata tersebut bermakna sebagai kata penghubung yang lazim ditulis padu, seperti: meskipun, adapun, biarpun, maupun, sekalipun, kendatipun, bagaimanapun, andaipun, walaupun, kalaupun, ataupun, sungguhpun.

·         Aku akan mengalah meskipun hati berkata tidak.

·         Bagaimanapun caranya, mereka harus menghadiri acara ini.

·         Ia tak akan pernah meyerah walaupun rintangan kian menghadang.

·         Sekalipun gagal, ia tak akan pernah berhenti mencoba.

 


Previous Post
Next Post

post written by:

Holaa!!! Let me introduce myself Selamat datang di mini blogku, catatan kecil kehidupanku. Apapun yang kalian rasakan, share ke aku ya, siapa tau bisa jadi inspirasišŸ˜‰

0 comments: