Sunday, July 19, 2020

Tips Menulis Agar Lebih Mudah yang Harus Diketahui


Menulis Itu Mudah, Gak Percaya? Ini dia Tipsnya – Halo Sobat Penulis! Masih semangat menulis, kan? Harus dongg, jangan sampai kendur antusiasnya
Kali ini, saya akan membagikan sedikit kebahagian untuk sobat menulis. Tentunya hal ini sangat mendukung penulis pemula untuk lebih giat mengeksplorasi diri dengan tulisan-tulisan yang berkualitas. Jangan pernah berhenti mencoba untuk menggapai harapan yang telah digantungkan di langit, yaa.
Menulis adalah hal yang sangat mudah dilakukan. Eits, kata mudah di sini, jangan di salah artikan, yaa, teman-teman! Kenapa saya bilang menulis itu mudah? Hal pertama yang mendorong saya mengatakan hal itu, karena menulis adalah ungkapan yang tak tersuarakan, hanya dituangkan dalam beberapa huruf yang kemudian dirangkai menjadi kata-kata. Yang membuatnya susah adalah tangan yang malas menuliskan suara hati dan pikiran saja. Betul apa betul??
Di era teknologi yang sudah berkembang secara merata dan luas ke seluruh penjuru negeri, rasanya sangat disayangkan jika kita tidak memanfaatkannya. Walau passion  yang dimiliki hanya sebatas menulis, tapi jangan pernah remehkan hal tersebut. Diri kita sendiri harus meyakini bahwa kita adalah penulis handal yang tak kalah cermatnya dengan penulis papan atas di negeri ini. Hanya saja, kita belum sampai pada tahap yang kini telah diraih mereka (penulis terkenal).
Lalu, kapan rencananya mau konsisten mencapai tahap demi tahap untuk mencetak diri sebagai penulis? Upss, yang paling dasar dulu, kapan mau menganggap Menulis Itu Mudah?
Nah, apabila diri sendiri sudah memberi sugesti dan percaya bahwa menulis itu sangat mudah, maka mindset atau pola pikir kita akan menerima hal tersebut dengan positif. Sebaliknya, jika otak kita merespons pikiran negatif yang hadir dari pikiran kita sendiri, maka hal jelek itu pulalah yang akan mencerminkan diri kita. Sebaiknya, motivasi diri sendiri agar tidak kehabisan semangat dalam menulis, yaa, sobat:)
Berikut tipsnya agar mindset anda lebih terbuka dan langsung berpikir bahwa menulis itu memang sangat mudah.


1. Membaca

Buku apapun itu, silakan anda baca. Novel dengan berbagai genre, buku resep makanan, buku tentang kepribadian, buku pengayaan, bahasa inggris, dan lain sebagainya. Membaca buku-buku yang bervariasi justru malah akan memperkaya kosa-kata dan mengasah otak dalam memahami rangkaian tulisan, dan tentunya juga akan menambah wawasan. Contoh kecilnya saja, jika kamu seorang yang ingin menulis sebuah novel, dan sudah membaca referensi buku yang disebutkan tadi. Anda bisa menuliskan sebuah cerita yang tokohnya suka memasak, memiliki kepribadian seperti ini, dan fasih berbahasa inggris. Malah lebih luas kan, ide menulisnya jika mengolaborasikan hasil bacaan anda. Eits, tak hanya dengan membaca buku, ya, anda juga bisa mendapat ide dari konten yang tersebar luas di sosial media maupun media lainnya. Cukup simpel, tapi hasilnya ‘wow’ banget, tuh.


2. Investasi

Investasi seorang penulis itu tidak rumit. Yang paling sederhana adalah dengan membaca buku. Pada tahap selanjutnya, anda bisa saja mengikuti program workshop yang mendatangkan penulis hebat. Hal ini dilakukan untuk mengkokohkan hati dan jiwa kita agar konsisten dengan tujuan awal. Dan pastinya, mendapat tips-tips menulis berdasarkan pengalaman mereka (penulis hebat). Namun, jangan sampai setelah mengikuti kegiatan tersebut, malah menjatuhkan semangat anda, yaa. Oleh sebab itu, perkuat dan perbanyak latihan dulu, dan temukan kesalahanmu setelah mengikuti workshop-nya.




3. Tulis Apa Pun

Tulis apa pun? Apa yang ditulis? APA PUN.
Tulis semua hal yang anda pikirkan, itulah kiat dasar yang bisa anda lakukan untuk melatih diri menulis. Simpel saja, tulislah apa yang anda lakukan hari ini dengan megikuti pelajaran di masa lampau-zaman Sekolah Dasar-, yakni menulis 5W+1H. What, Who, Where, When, Why, dann How. Jangan anggap ini ribet. Ini tahap paling awal untuk anda yang berpikir bahwa menulis itu tidak mudah. Cuma itu saja, bagaimana caranya mulai nulis?! Hey, jangan sepelekan poin 5W+1H ini. Silakan langsung dicoba, dan lihatlah apa yang berhasil anda tuliskan? Adakah perbedaan gaya bahasa dari awal menulis sampai pada saat anda membacanya lagi? Jawab sendiri, yaaa. Kalau tidak ada, ya, do action poin nomor satu dong;)




4. Pengalaman

Orang yang hidup adalah orang yang merasakan tiap-tiap kejadian yang terjadi pada dirinya. Seperti pada saat anda berada di masa kecil hingga menjadi dewasa, atau paling tidak, sudah bertambah usia. Apa saja hal yang anda rasakan? Bisakah diceritakan kembali. Kala itu, ketika awal masuk sekolah SD, siapa orang-orang yang anda kenal. Bagaimana guru menjelaskan di depan kelas. Kenapa anda menangis saat kehilangan pensil. Dan masih banyak lagi hal-hal pertama yang dapat dituliskan. Mudah, bukan?

Jadi, sudah tergerak untuk meneriakkan Menulis Itu Mudah? Masihkah ada rasa tidak percaya diri yang menyelinap di hati? Ragu dengan potensi diri sendiri? Hal apa yang membuat anda ragu bahwa menulis itu mudah? Apakah kita beda pendapat? Tuangkan di kolom komentar, yaa. Siapa tau, masalahnya bisa kita pecahkan bersama

Jangan ragu untuk bertukar pikiran atau hanya sekedar menyapa di kolom komentar, yaa

Previous Post
Next Post

post written by:

Holaa!!! Let me introduce myself Selamat datang di mini blogku, catatan kecil kehidupanku. Apapun yang kalian rasakan, share ke aku ya, siapa tau bisa jadi inspirasi😉

1 comment: