Monday, July 27, 2020

Memilih Waktu yang Tepat untuk Menulis

          

  Memilih Waktu yang Tepat untuk Menulis – Setiap orang pasti memiliki argumennya sendiri saat membahas hal ini. Karena, waktu menulis yang baik adalah waktu yang diluangkan oleh diri sendiri ketika banyak kesibukan yang kian membantai. Penulis harus punya cara tersendiri untuk melawan kemalasan yang kapan saja siap menerjang. Berikut tips yang bisa saya berikan untuk menjadi inspirasi anda dalam menemukan waktu yang tepat untuk menulis.


Setiap Pagi

Saya mulai ketika awal membuka mata, yakni saat matahari menyapa. Jangan berasumsi jika saya akan menyarankan anda untuk menulis di pagi hari yang cukup sibuk di tengah aktifitas yang bermacam-macam. Waktu pagi hari bisa diterjemahkan mulai dari pukul 05.00 – 10.00 waktu Indonesia setempat, setuju? Waktu inilah yang disebut dengan golden hour untuk memunculkan ide lebih luas dengan pikiran yang masih fresh. Anda bisa menyisihkan waktu 30 menit untuk merangkai 300 kata. Ah, yang benar saja, 300 kata dalam 30 menit?!

Tidak ada yang tidak mungkin yaa, sobat. Yang kita harus lakukan hanya menulis. Ingat, hanya menulis! Lain halnya dengan menulis sambil mengedit. Jika melakukan kedua hal ini secara bersamaan, dapat dipastikan tulisan kalian tak akan berkembang, apalagi menyentuh kata tamat. Pasti sulit. Oleh karena itu, menulislah apa saja yang tersirat di benakmu. Jangan pusingkan perihal kaidah bahasa ataupun penggunaan PUEBI. Hal tersebut hanya akan menjadi tanggul terbesarmu untuk memulai kisah sebagai penulis. Ingat, HANYA MENULIS!



Setelah Makan Siang

Memilih waktu setelah makan siang adalah waktu yang cukup tepat jika tidak ada lagi kegiatan wajib yang mendesak, seperti sekolah, les, kuliah, kerja, dan lain sebagainya. Gunakan waktu setelah makan siang apabila dirimu tak lagi disibukkan dengan rutinitas harian. Karena apa? Menulis adalah kegiatan yang membutuhkan konsentrasi penuh. Jika ada hal yang mengganggu atau berbagai hal yang menyebabkan kita harus membagi fokus, saya pastikan pikiran anda akan buyar dan ide yang tadinya berlomba-lomba muncul di permukaan, akan menguap dan berserakan tak karuan. Oleh karena itu, perhatikan waktu yang anda berikan untuk hobi yang cukup menyita perhatian.


3.     

Ketika Matahari Kembali ke Peraduannya

Mengambil momen saat senja akan tiba adalah saat-saat ternyaman yang pernah saya rasakan. Mungkin teman-teman yang mengaku anak senja setuju dengan pernyataan ini. Bagaimana tidak, suasana sore hari ini mampu membius kita untuk  merasakan ketenangan dan lebih rilex menjelajah imajinasi. Waktu sore hari memang sangat direkomendasikan untuk kalian yang mencari waktu terbaik menulis. Cobalah sesekali menulis saat waktu soremu kosong, saat itulah feel nyaman akan bersangkar di relungmu.


4.     

After Dinner

Waktu setelah makan malam ini memang menjadi waktu pilihan untuk sekedar merebahkan badan setelah aktivitas satu harian yang kian menyesak. Tapi, bukan berarti hanya rebahan dan berdiam diri saja, kan? Anda bisa memanfaatkan waktu luang ini untuk memunculkan ide sambil mengambil ancang-ancang menulis. Jadi, kapan ide nongol di otak, langsung catat. Biasanya, di malam hari adalah waktu di mana kita me-review ­kegiatan yang telah berlalu pada hari itu. Bisa muncul penyesalan, pun kepuasan. Entah itu menyesal karena tidak jadi membeli baju, atau puas karena bisa pulang tepat waktu. Pikiran-pikiran yang serta-merta muncul di benak tersebut, pasti bisa diolah menjadi sebuah ide yang menarik. Maka dari itu, saya sarankan untuk tetap menggenggam sebuah pena untuk bisa mengabadikan ide yang kapan saja bisa kembali tenggelam.


5.     

Dini Hari

Yang terakhir dari perjalanan keseharian kita adalah waktu dini hari, di saat semua orang memilih terlelap-saya pribadi-memanfaatkan kesempatan tersebut untuk fokus menulis. Momen sepi memang bisa didapatkan kapan saja, tetapi entah apa yang membalut waktu dini hari sehingga ide sangat rentan muncul pada saat itu. Seperti halnya ucapan petuah-petuah orang tua terdahulu yang memerintahkan anaknya untuk belajar ataupun membaca sebelum tidur. Sangat nyata saya rasakan kalimat tersebut memang benar adanya. Gak percaya? Buktikan saja!!

            Namun, jika memang memiliki tekad kuat untuk menjadi penulis, sebaiknya membuat jadwal menulis yang rutin setiap hari. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan menulis. Tak perlu mengikuti tips di atas jika anda merasa sudah memiliki waktu terbaik untuk menuangkan ide. Yang saya tuliskan di atas hanyalah pilihan waktu terbaik versi saya. Nah, bagaimana waktu terbaik menurut anda?? Tuliskan di kolom komentar, yaa! Sebagai wadah berbagi juga untuk teman menulis lainnya, dan terkhusus untuk sayaJ


Latest
Next Post

post written by:

Holaa!!! Let me introduce myself Selamat datang di mini blogku, catatan kecil kehidupanku. Apapun yang kalian rasakan, share ke aku ya, siapa tau bisa jadi inspirasišŸ˜‰

0 comments: