Monday, February 17, 2020

Sajak-Sajak Muhammad Asqalani eNeSTe

Stupendemys Geographicus

13 jt oh 7 jt th yll. sabda NYDaily News, R13F20 menggelontor kabar dirimu. apakah kau berasal dari surga dusta tuan raksasa? di gurun Venezuela kau ditemukan serupa dongeng yang cacat sejak kalimat pertama. maka aku belajar mengingat pura-pura ninja dan kura-kura cinta yang pernah keluar dari televisi dan merayap dan memanjat dan melompat dan memanjang dalam kepalaku. seperti mabuk kebodohan orang dulu, dunia ini dipikul kura-kura raksasa. kau boleh tak percaya, tapi gambar itu kutemukan di layar lcd laptop istriku yang kini jadi entah dipulung pembersih sampah-sampah tak masuk akal.

Baca Juga : Memahami Konsep dan Landasan Menulis


James Herriot's

Malam yang biru, dadaku kelabu, pikirku ragu-ragu.

Aku hendak menceritakan anjing yang menjadi belulang di mulut gua, uang koin yang ketinggalan zaman, dan Tuhan yang bercanda di tengah deras putus asa.

Sebuah sajak kujahit dari bulu-bulu anjing yang berguguran ke atas kepalaku, sekepal doa menggelinding, membanting mulutku yang bisu.

Pikirku biru, dadaku tetap kelabu, malam ragu-ragu.



Muhammad Asqalani eNeSTe
Kelahiran 25 Mei 1988. Suka memakai baju-baju unik. Menulis sejak 2006. Mengajar puisi di Asqa Imagination School (AIS). Mengajar Bahasa Inggris, Esperanto, Spanyol, Francis, Jerman dan Bahasa Arab. Pendiri Community Pena Terbang (COMPETER). IG: @muhammadasqalanie / https://instagram.com/muhammadasqalanie



Lihat Juga: Puisi 365 Hari
Previous Post
Next Post

post written by:

Holaa!!! Let me introduce myself Selamat datang di mini blogku, catatan kecil kehidupanku. Apapun yang kalian rasakan, share ke aku ya, siapa tau bisa jadi inspirasišŸ˜‰

1 comment: